Sepeninggal kepergianmu dari kota ini, seketika itu juga perasaanku menjadi penuh bayang-bayang denga wajahmu yang mempesona itu. Hal demikian menjadikan nafsu makanku berkurang, tidurku tidak bias nyenyak. Engkau selalu terkenang, dan wajahmu slalu terbayang. Meskipun engkau jauh berada disana…namun seakan-akan terasa dekat dihatiku. Makin lama, makin terasa sunyi dan hampa. Kian beku dan bertambah beku lagi. Semangat dan gairah jiwaku, bagaikan jatuh kedalam jurang yang sangat dalam.


0 komentar:
Posting Komentar
Bagaimana Menurutmu tentang Blog ini...???